TEMA -TEMA PERCAKAPAN
TEMA PERCAKAPAN WAG ALUMNI SDI GOLOWELU I
1. Kondisi Jalan
Luar biasa jadi Alumni Golowelu Satu...
Hal yg sangat menjengkelkan Ketika Kecamatan yg tertua utk tingkat Kabupaten Manggarai raya,Sampai hari ini jln ibu kota kecamatan khususx kecamatan kuwus ( golowelu) sampai detik ini jalannya seperti menuju Neraka..Om gabi tolong sampaikan kepada Bupati dan wakil Bupati Mabar...
Hal yg sangat menjengkelkan Ketika Kecamatan yg tertua utk tingkat Kabupaten Manggarai raya,Sampai hari ini jln ibu kota kecamatan khususx kecamatan kuwus ( golowelu) sampai detik ini jalannya seperti menuju Neraka..Om gabi tolong sampaikan kepada Bupati dan wakil Bupati Mabar...
(Dofner W. Bensa, 62 813-3987-2020 , (Pada Minggu, 10 Feb. 2019)
2. Pemusnahan Miras Jenis Sopi
(Ino Jemabut : https://voxntt.com/2019/02/11/polsek-kuwus-musnahkan-1-785-liter-miras-jenis-sopi/40828/, 62 813-3987-2020 , (Pada Senin, 11 Feb. 2019)
Byk anggota Alumni tidak setuju dengan kebijakan ini, dengan alasan: sopi itu produk lokal yang bisa meningakatkan PAD, Selain itu sopi merupakan properti budaya krn disajikan saat acara-acara adat. Lebih dari itu sopi merupakan sumber keuangan bagi orang tertentu, terutama untuk orang yang ppekerjaannya menyadap nira (pante tuak).
Bagi pihak birokrasi Miras Sopi dimusnahkan karena demi menjaga stabilitas keamanan, terutama menjelang PEMILU 2019.
Byk anggota Alumni tidak setuju dengan kebijakan ini, dengan alasan: sopi itu produk lokal yang bisa meningakatkan PAD, Selain itu sopi merupakan properti budaya krn disajikan saat acara-acara adat. Lebih dari itu sopi merupakan sumber keuangan bagi orang tertentu, terutama untuk orang yang ppekerjaannya menyadap nira (pante tuak).
Bagi pihak birokrasi Miras Sopi dimusnahkan karena demi menjaga stabilitas keamanan, terutama menjelang PEMILU 2019.
3. Kemampuan apa yang alumni harus miliki agar bisa bertahan dalam zaman yang berubah dengan cepat? Kita perlu belajar bahasa, termasuk bahasa pemrogeman (coding) (Usulan Tomy Sokang, alumni yang kerja dan tinggal di Tangerang . WAG, 27 Jan. 2021).
3. Mutu Pendidikan (Guru)
Ricky Genggor menyoroti pentinggya kualitas guru dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan di NTT. Dari RAPBD 2022 tampaknya PEMDA I dan II belum peduli dengan kualitas guru.
Bisa simak opininya dalam situs https://www.florespost.co/2021/11/12/opini-guru-kurang-seksi-bagi-pemda/
____________
KABAR DUKA
WA dari Kak Oca Mbaling (menantu Pa Thomas Mbembok)
Tabe gula sangged ase kae, mohon doa utk keselamatan jiwa dari bapa Thomas Mbembok
Bapa meninggal di RS Umum Ruteng jam 5 pagi hari ini.
Mohon maaf apabila ada kesalahan Bapa semasa hidupnya di Golowelu.
WA - Tarsy Gantura.
RIP Bapa Thomas. Sudah bisa ketemu lagi dengan mama Dheta & anak bungsu tersayang.
Bapa atau Opa Thomas adalah salah satu generasi awal, mungkin pas klo disebut generasi pertama di Golowelu. Mereka meletakan alas kehidupan kota dingin Golowelu sehingga Golowelu seperti ini.
Adalah pantas dan layak bila kesa @Gabriel sebagai camat memberikan penghormatan khusus bagi almarhum Bapa Thomas sebagai pahlawan utk Golowelu dan kuwus. Ia jg seorg penilik (istilah dulu). Sekaligus pejuang pendidikan di Kuwus.
Almarhum Bapak Thomas selalu panggil Bp Wilhem Waru, oe guru willem (sy rekam baik bila mrk bertemu). Sapa Bapa Simon Batas jg dengan sapaan yg sama, guru simon Pasti ini sapaan akrab mereka krn sudah saling kenal dengan baik.
Ikut berduka cita dg Kaka Robert, Kaka Ensi, Kaka Engel, Enu Til, Kaka Idus, Enu Leni, Kesa Ema, Enu Ety. Semoga jiwa Bapa Thomas beristirahat dalam kedamaian kekal.
WA - Ferdy Robin Dana
Bp Thomas Mbembok. Banyak cerita dan Kisah Masa lalu bersama Bp Thomas. Memehang byk posisi kunci di Golowelu abg Kepsek SDN Golowelu, Penilik SD sekecamatan Kuwus, Kakandep Kec Kuwus, Tu'a Golo Golowelu, Ketua Dewan Pra Paroki - Paroki Golowelu danmsh ada lagi spt yayasan smp Ranggu, yayasan smp Golowelu dll. Sejumlah karya itu semua demi kemuliaan namaNya. Selamat Jalan Bp Thomas.
WA - Yohanes Jemau
Istirahatlah dalam damai Bp Thomas Mbembok. Terimakasih banyak untuk segala perhatian dan cinta mu kepada kami generasi anak2 Golowelu.
Ngaji keri gami gah, kong ite mohe one surga aghu sanggen ata nggeluk ๐
______________
ALUMNI SDI GOLOWELU I MENINGGGAL DI PERANTAUAN
WA - Robert Wardy
Minta maaf jg utk ase-kae semuanya. Ada berita duka jg barusan bahwa kraeng Pice Tarang baru meninggal di Es antra media pula gadung, jakarta. Mohon bantuan KPR ase-kae yg tinggal dekat pulau gading utk mengurus dulu jenazahnya krn tdk ada keluarga yg ada di sana. Nanti sy berencana ke sana tp mungkin 2 jam Lg sampe sana. Istrinya sendiri yg urus dan seorang muslim. Dia bingung mau apain om Pice krn blm ada keluarga. Om Tono tatang Lg dlm perjalanan ke sana kata istrinya tp blm sampe2. Gitu infonya. Tabe
WA - Robert Wardy
Jalan hidup tiap kita memang beda2 ya. Tp mungkin perlu lurus2 saja. Melihat pengalaman kae pice ini sedih jg. Stlh msk muslim, tdk pernah ketemu lg dgn anak dan istri pertama. Pas meninggal gini, tdk ada keluarga yg datang. Jd benar2 sendiri. Beruntung adiknya toni msh datang sbg perwakilan
WA - Ino Jemabut
Krg Pice 'Dengot' Tarang ini perantau dari kecil. Ia keluar dari Manggarai setelah tamat SD, ikut kapal (melut) sampai di Makassar. Di dalam kapal ia ditemani anak buah kapal sampai kemudian di Dermaga Makassar bertemu dengan orang Manggarai.
Di sana kemudian ia bisa bertemu dengan beberapa keluarga, baik dari keturunan bapaknya (Longgo-Maras) maupun mamanya (Bung-Anam). Di Makassar ia kurang lebih 10 tahun, lalu ikut kapal barang menuju Tanjung Priok, Jkt.
Berkenalan dengan para reman di Tanjung Priok sebentar dan kemudian menjadi satpam di Milles Discotik & Bar, Mangga Dua selama 20-an tahun hingga cafe itu ditutup era Ahok.
Pice menikah dengan karyawati Panti Asuhan Vincentius, Kramat Raya dan dikarunia dua orang anak (kalau tidak salah) laki-laki. Punya rumah lumayan besar di Pondok Gede. Entah bagaimana ceritanya, mereka bercerai. Istrinya menikah lagi dan kedua anaknya ikut istrinya.
Pice kemudian nikah lagi dengan mantan sopir Bus TransJakarta asal Lampung. Di Jakarta tinggal di Cijantung, tapi dia kemudian buka usaha minimarket (kalau tidak salah Alfamart) di Lampung.
Sekali waktu Pice main ke Depok dan mengajak saya ke rumahnya di Cijantung, sekaligus mencoba mobil barunya. Di dalam perjalanan saya tanya kenapa agak menjauh dari keluarga Manggarai, bahkan dengan keluarga sendiri hanya kontak sesekali? Saya tidak ingat persis jawabannya. Tapi secara berkelakar dia cuma bilang, diaan kole wina weru hoo ee.
WA - Alex Maji
Seingat saya Toni Tarang istrinya karyawan Vincentius. Baru tahu kalau Pice juga istrinya karyawan panti asuhan yang sama.
WA - Ino Jemabut
istrinya Pice yg kenalin istrinya Toni, sesama karyawati Vincentius. Setelah menikah istrinya Toni dan Toni tinggal di Ungaran. Istrinya Toni jadi PNS dan sekarang Kepala Sekolah TK
WA - Ino Jemabut
ata laseng wange ami danong e Ended Juan. Kami dulu pernah tinggal serumah di Wela, waktu rumah mereka di Porong Tedeng kebakaran.
Oh yaa ise Toni Tarang soo kesa de ru ami. Kae di Ende Min nikah agu amang kandungnya Toni di Bung-Anam. Gaspar Tarang, ema dise Pice penjudi kelas wahid pada masanya, tapi tidak pernah gunakan uang gaji sebagai PNS untuk berjudi.
WA - Saya (Frans Jelata)
Narasi yang bagus Kraeng Ino. Selama ini, saya pikir Kraeng Gaspar Tarang itu berasal dari Dalo. Ternyata berasal dari Longgo.
WA - Leo
Soalnya teman kita Sebas Tarang dari Dalo dan konon mereka satu keluarga
WA - Saya (Frans Jelata)
Betul Bp Juan. Mereka masih satu keluarga. Mungkin orang Dalo yang tinggal di Longgo,Canxar.๐
WA - Egy Patnistik
Haha.... tae data Manggarai mama juan... werwaes kaut tombo data soo. Tetapi memang begitu orangnya.... seingat saya, dia dulu kabur (setelah tamat SD) karena pukul penjaga sekolah di Golowelu hehe...
WA - Ferdy Robin Dana
Pernah paki hi Enu Asni sampai reu matan enu Asni. Poli hitu kabur sebulan baru mai sekolah kole
WA - Robert Wardy
Ise kae Pice soo sprt ise Toni Mbaling agu Fery Mbaling (almarhum). Tdk bs berantem. Tdk pernah latih bela diri tp di kalangan preman, mereka sangat ditakuti. Musuh kl lihat mereka sprt jago beratem betul. Tdk ada yg berani dekat. Itu yg membuat mereka bs hidup di kota besar ini. Entah apa yg ada sama mereka. Pdhal dulu pas sd di golowelu, tdk ada apa2nya.. Hehhe
WA -
_________
JPS, 11-12 April 2022
_______
Comments
Post a Comment