MENIMBANG PENDIDIKAN DI FLORES
MENIMBANG PENDIDIKAN DI FLORES
Pendidikan di Flores pada mulanya dimulai oleh Gereja Katolik. Tahun 1911 sekolah pertama dibuka di Reo. Pada zaman kemerdekaan Pemerintah RI perlahan-lahan berperan mencerdasakan kehidupan sebagai perwujudan cita-cita Pembukaan UUD 1945 dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan kesejahteraan umum.
Tentang awal mula pendidikan di Manggarai bisa dilihat pada link berikut;
(https://www.floresa.co/2015/05/13/teka-teki-tahun-kelahiran-sekolah-perintis-di-manggarai-raya/0
Data yang diangkat Kompas dari buku Iman, Budaya dan Pergumulan Sosial merupakan appendiks tulisan Agustinus Bandur, Ph.D tertera data SDK Reo I tanggal/tahun pendirian 1911, SDK Labuan Bajo 1 12 Januari 1911 dan SDK Labuan Bajo II, 12 Januari 1911.
Keunggulan pendidikan di Flores;
Anak-anak lebih mandiri; berangkat dan pulang sekolah sendiri, makan sendiri karena dari segi usia sudah cukup diandalkan 9 masuk sekolah 6 tahun ke atas.
Kolektivitas cukup bagus karena ada cukup banyak waktu untuk bermain bersama.
Kelemahan Pendidikan di Flores
Pembelajaran berpusat pada guru (teacher centre).
Pembelajaran lebih banyak ceramah, praktek kurang. Tak heran bila melahirkan anak didiki yang tidak kreatif, jago teori, tidak bisa praktek, NATO (No Action Talk Only). Pembelajaran yang sukses harus berpusat pada anak (student oreinted)
Pembelajaran berbasis teori, minim praktek, terutama untuk IPA, Matematika.
(JPS 30 Nov. 2021)
Usulan:
Bagaimana merancang sekolah ramah anak. Sedapat boleh hindari kekerasan fisik dan penyalahgunaan wewenang / kekuasaan (abuse of power ) .
Masyarakat Manggarai / Flores mayoritas petani. Supaya bisa lebih maju perlu belajar mental metal orang Cina. Orang Cina semakin menguasai dunia. Maka mental dagang (enterpreneurship) mereka perlu kita pelajari. Maka dalam pendidikan kita, perlu menerapkan mental melek uang (literasi keuangan) dan kewirausaahaan (enterpreneurship) sejak awal, termasuk di SD. Caranya via celengan menabung, koperasi, Selain itu kita juga perlu belajar Bahasa Mandarin. Orang Cina licin berbisnis, juara menjual, mantap memasak dan mengajar serta berdagang.
_____
Bagaimana mendorong supaya alumni semakin sukses dalam banyak hal, termasuk dalam studi lanjut? Dalam setiap angkatan, berpa persen yang melanjutkan ke sekolah menengah dan kampus kuliah? Angkatan I berapa persen yang mengenyam hingga pendidikan menengah (SMA?) . Mungkin hnaya 4 (Maxi Kahar, Paulus Podos, Pius Paskalim, Ferdy Tarang?, Anton Adiman?).
Angkatan VI ? (masuk 1982/1983), hanya 0,17 % (11 dari 66) yang melanjut hingga bangku kuliah.
Bagaimana caranya supaya semakin banyak yang mengenyam pendidikan tinggi. Mayoritas pekerjaan orang tua siswa/i SDI Golowelu I petani tradisonal yang mengharapkan tanah yang semakin terbatas di tengah kondisi pertumbuhan penduduk yang semakin tinggi. Ada kondisi yang memprihatinakan untuk masyarakat petani. Tanah semakin terbatas, sementara warga terus bertambah. Ada beban ekonomi yang sangat tinggi. Untuk hidup saja susah apalagi untuk membiayai sekolah. Apakah ada altarnatif pemikiran untuk bisa keluar dari masalah ini. Saya menawarkan ide, kita perlu memiliki skill yang memadai, sehingga bisa bisa hidup di banyak lingkungan, tak hanya daratan tetapi juga lautan. Daratan lebih sempit dari lautan. Baik juga kita perlu memikirkan untuk mencari rezeki di laut selain di darat. Kita perlu SDM dan modal untuk maksud ini. Kita perlu belajar dari katak, bisa hidup di darat, bisa juga di air (laut).
Bagaimana cara memperbanyak alumni yang menyenyam pendidikan tinggi?
JPS, 2 Desember 2021.
Bagaimana menciptakan sistem pendidikan yang unggul, baik karakter maupun ilmu?
Salah satunya pendidikan PRAMUKA harus mulai dari kelas I hingga 6 bahkan sampai sekolah menengah.
Selain itu, perlu mengadakan studi banding ke tempat lain (masyarakat adat" gendang/lingko, pemerintahan desa/kecamatan/ Kabupaten/ Provinsi (kalau memungkinkan), tempat bersejarah , misalnya Ruteng Puu, Katedral, Todo, Liang Bua, Ke Kabupaten lain, dll).
Pengembangan dan pengutan SDM (Guru)
__________
Berkaca dari Pendidikan Finlandia
Finlandian merupakan negara dengan sistem pendidikan terbaik dan tebahagia di dunia. Menurut data Lembaga Program Penilaian Pelajar International (Program International Studennt Assessment (PISA), Finlandia merupakan satu-satunya negara di dunia yang siswa/i nya memiliki tingkat literasi dan harapan hidup yang tinggi. Kesuksesan Finlandia menyandang presikat ini karena ada keseimbangan antara kegiatan sekolah dengan kegiatan sehari-hari. Di sana anak-anak dibebaskan untuk mengikuti beragam ekskul. Kegiatan ekskul apa yang bisa dilakukan di sekolah? Pramuka, Olahraga, Kuliner, Pencinta Alam, Budaya (Tarian, Nyanyian), Kewirausahaan, , Pertanian, Perikanan, Peternakan, dll.
Berikut adalah 9 alasan mengapa Finlandia menjadi negara pendidikan terbaik. Penjelasan berikut dikutip dari laman New Nordic School:
1. Kesempatan yang Sama
Tujuan utama dari sistem pendidikan Finlandia adalah pendidikan universal yang berkualitas baik. Maksudnya adalah pendidikan yang gratis, inklusif dan komprehensif yang sama diberikan kepada semua warga negara.
2. Belajar dengan Bermain
Pada fase awal sekolah, ada penekanan kuat pada pembelajaran melalui bermain, sebelum anak-anak memasuki usia sekolah.
Penitipan anak dan prasekolah Finlandia mengikuti kurikulum Pendidikan dan Perawatan Anak Usia Dini (ECEC) nasional yang sangat percaya untuk membiarkan anak-anak menjadi anak-anak seutuhnya, dengan berfokus pada permainan, kesehatan, dan kesejahteraan anak secara keseluruhan.
3. Pembelajaran Personal
Tidak ada sistem peringkat di Finlandia karena tidak ada ujian standar nasional. Pembelajarannya pun dilakukan secara personal agar setiap siswa dapat berdaya dengan kekuatan mereka masing-masing.
Mereka dapat belajar apapun yang mereka inginkan dan setiap siswa benar-benar memegang kunci untuk membuka potensi mereka sendiri.
4. Minimal dari Pengujian Standar
Di Finlandia sendiri minimal dari pengujian standar. Pembelajaran siswa dinilai dari berbagai metode kualitatif yang berfokus pada pengembangan keseluruhan siswa dan pembelajaran soft skill, daripada keterampilan menghafal dan skor kuantitatif mereka.
Baca juga:
Peringkat Kemampuan Bahasa Inggris Negara-negara Asia, Indonesia Ranking Berapa?
5. Jarang Ada PR
Di Finlandia sekolah dimulai saat para siswa berumur 7 tahun. Saat tahun pertama sekolah, PR sangatlah jarang diberikan dan jam sekolah sangat pendek. Hal tersebut dilakukan agar para siswa dapat bermain dan belajar mengembangkan hobi di luar sekolah. Hal ini juga berpengaruh pada tingkat harapan hidup yang tinggi.
6. Teknologi yang Mendukung
Teknologi digital digunakan para siswa untuk belajar. Sebagian besar kurikulum nasional Finlandia adalah pembelajaran yang fenomenal dan mengembangkan pengalaman belajar yang unik melalui pengajaran dan teknologi yang inovatif.
Teknologi di sini sangat berperan untuk meningkatkan pengalaman belajar.
7. Pembelajaran Sepanjang Hayat
Maksud dari belajar sepanjang hayat adalah sistem pendidikan di Finlandia adalah mereka dapat melanjutkan pendidikan di usia berapa pun. Sistem pendidikan di Finlandia juga sangat fleksibel.
8. Pembelajaran Inklusif
Siswa berkebutuhan khusus akan mendapatkan fasilitas yang memadai. Semua kebutuhan murid akan didukung tanpa memperhitungkan berapa banyak alat yang dibutuhkan.
9. Guru Otonom
Guru Finlandia sangat terlatih melalui gelar master wajib. Guru diberikan kebebasan dengan merencanakan pengajaran dan sumber daya mereka sendiri.
Tantangannya adalah masing-masing guru harus menyesuaikan pengajaran dari berbagai jenis peserta didik.
Nah itulah alasan mengapa Finlandia menjadi negara dengan pendidikan terbaik. Apa kalian tertarik bersekolah di Finlandia, detikers?
Baca artikel detikedu, "Mengapa Finlandia Menjadi Negara Pendidikan Terbaik? Ini 9 Alasannya" selengkapnya https://www.detik.com/edu/edutainment/d-5838020/mengapa-finlandia-menjadi-negara-pendidikan-terbaik-ini-9-alasannya.
Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/
(Sumber: https://www.detik.com/edu/edutainment/d-5838020/mengapa-finlandia-menjadi-negara-pendidikan-terbaik-ini-9-alasannya)
Beberapa tahun lalu PISA melakukan asesmen di Indonesia dan menempatkan NTT pada rangking buncit . Ada apa dengan pendidikan kita. Apa yang salah? Ekonomi? Motivasi dari guru / sekolah / orang tua dan alumni? Ada 3 indikator yang disoroti berkaitan dengan rendahnya mutu pendidikan di NTT, termasuk Flores, yakni tingginya angka anak putus sekolah, gedung sekolah yang rusak dan mutu dan kesejahteraan guru yang memprihatinkan. Sebagai bahan perbandingan, di Finlandia, guru mengenyam pendidikan hingga master (S2).
Comments
Post a Comment